Khasiat Beras Merah
Padi beras merah (oryza sativa.l.) merupakan salah satu jenis padi di Indonesia yang mengandung gizi yang tinggi. Penelitian di Cina menunjukkan bahwa ekstrak larutan beras merah mengandung protein, asam lemak tidak jenuh, beta-sterol, camsterol, stigmasterol, isoflavones, saponin, Zn dan Se, lovastrin, dan mevinolin-HMG-CoA. Unsur terakhir adalah reduktase inhibitor yang dapat mengurangi sintesis kolesterol di hati (Anonim, 2005). Beras merah tumbuk mengandung protein 7,3%, besi 4,2%, dan vitamin B1 0,34% (Anonim, 1995). Bubur beras merah dicampur susu merupakan resep makanan bayi berumur 4 bulan sampai 1 tahun (Suardi, D., 2004). Beberapa zat gizi umumnya ditemukan di beras merah termasuk vitamin E, thiamin, magnesium, vitamin B6, dan serat. Selain itu, ada sekitar selusin lebih banyak vitamin dan mineral yang ditemukan dalam beras merah. Selain itu, beras merah mengandung sekitar empat kali jumlah serat makanan daripada beras putih.
Beras
merah merupakan beras dengan warna merah dikarenakan Adanya aleuronnya
mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah
atau ungu. Kadar karbohidrat tetap memiliki komposisi terbesar, protein
dan lemak merupakan komposisi kedua dan ketiga terbesar pada beras. Karbohidrat
utama dalam beras adalah pati dan hanya sebagaian kecil pentosa, selulosa,
hemiselulosa dan gula. Pati berkisar antara 85%-95% dari berat kering beras.
Protein beras teridir dari 5% fraksi albumin, 10% globulin, 5% prolamin, dan
80% glutein. Kandungan lemak berkisar antara 0.3-0.6% pada beras kering giling
dan 2.4-3.9% pada beras pecah kulit (indra sari dan andyani, 2006).
Di beberapa Negara Asia, beras merah dikaitkan dengan kemiskinan karena jarang dikonsumsi kecuali oleh orang yang menderita sakit. Dengan banyaknya manfaat positif yang diberikan, beras merah menjadi salah satu sumber pangan yang sehat sehat.
Beras merah merupakan beras tumbuk atau pecah kulit, yang kulit artinya tak banyak hilang, beras merah potensi sebagai sumber utama karbohidrat, juga mengandung protein, beta karoten, antioksida, dan zat besi. Beras merah umumnya dibuat sebagai produk olahan makanan bayi lanjut, sereal dan sebagainya.
Dalam kulit ari beras merah mengandung zat-zat gizi yang penting bagi tubuh, didalam kulit ari tersebut kaya akan serat dan minyak alami. Serat beras merah relatif mudah diserap usus dibandingkan gandum, sihingga dapat meringkan beban usus dalam melakukan gerakan peristaltik dan melancarkan saluran pencernaan.
Komentar
Posting Komentar